Safari Idul Adha Berkurban di Desa Jati Mulyo Kulonprogo

Kulonprogo, Juni 2023. Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, siswa dan guru SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta mengadakan Safari Idul Adha berkurban di Desa Jati Mulyo, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang rutin dilakukan oleh sekolah dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Sekitar 50 siswa dan guru dari SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta berpartisipasi dalam safari ini. Mereka tiba di Desa Jati Mulyo pada pagi hari, disambut dengan hangat oleh warga setempat. Safari Idul Adha ini bertujuan untuk mengajarkan nilai-nilai sosial kepada para siswa, termasuk rasa empati, kepedulian, dan kebersamaan. Dalam kegiatan ini, para siswa dan guru bekerja sama dengan warga desa untuk menyelenggarakan proses kurban. Mereka telah mempersiapkan hewan kurban sapi, yang akan dikurbankan sebagai bagian dari perayaan Idul Adha. Proses kurban dilakukan dengan penuh khidmat, sesuai dengan tata cara yang telah ditetapkan dalam agama Islam.

Selain menyelenggarakan proses kurban, siswa dan guru SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta juga turut berperan dalam pembagian daging kurban kepada masyarakat desa. Daging kurban dibagikan kepada keluarga kurang mampu dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan. Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa solidaritas dan persaudaraan antara siswa, guru, dan masyarakat desa.

Wakil Kepala Sekolah bagian staf kesiswaan Ibu Fitri Nur Hayati, M. Pd, mengungkapkan kebanggaannya atas partisipasi aktif siswa dan guru dalam kegiatan ini. Ia menyatakan, “Kegiatan safari Qurban ini merupakan salah satu kegiatan kolaborasi Baskara Mubaligh Hijrah (BMH) dan juga anak-anak yang menjadi bagian dari Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muha. Tema kali ini Satu Hewan Kurban untuk Seribu Kebaikan. Salah satu tujuanya adalah bakti sosial ke masyarakat secara langsung, di sana juga mengenalkan SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta yang siap membantu kegiatan masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya juga pengajian akbar yang dihadiri oleh kurang lebih dua ratus orang Warga Dusun Jatimulyo Bantul”.

Para siswa juga merasa terinspirasi dan bahagia dapat berkontribusi dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Beberapa siswa mengatakan:

Safari Qurban tahun ini seru banget, kegiatannya ga over yang bikin capek banget. Kita lebih banyak waktu buat ngobrol-ngobrol sama warga sekitar. Tentang daerah Dlingo itu sendiri. Kegiatan kita itu ada pengajian di hari pertama, dan besoknya penyembelihan hewan Qurban. Kita juga bantu potong-potong dagingnya. Disini kita juga jadi lebih kenal satu sama lain. Karena kita didorong untuk kerjasama. Saling bantu satu sama lain. Poin penting dari kegiatan ini bukan dari sebanyak dan sepadat apa kita berkegiatan buat program kerja. Tapi, bagaimana kita bisa menurunkan ego masing-masing dan menciptakan suatu keseimbangan. Baik dari kita maupun warga sekitar. Semoga kegiatan ini jadi hal yang selalu terputar dalam ingatan”.  ~Faiza Ranya Hikmi Abdillah~

Safari qurban tahun ini sangat berkesan bagi saya karena tahun ini kami para siswa mengikuti proses penyelenggaraan dari safari qurban itu sendiri, tempat yang dijadikan sasaran dalam kegiatan ini juga sangat mendukung karena bantuan dari kami dapat di tersalurkan pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Selain itu kami belajar untuk hidup sederhana dan bersosial dengan masyarakat desa tersebut. ~ Norma Rosi Firdaus~.

“Safari qurban bagi kami bukan hanya merupakan program sekolah belaka. Safari qurban bagi kami adalah wadah untuk mempersiapkan terjun kedalam masyarakat karena semasa safari qurban kami tidak hanya belajar tentang bagaimana menyembelih dan memotong hewan qurban, tetapi kami juga belajar bagaimana cara beretika dengan masyarakat setempat”.  ~Kasamira Cahya Warnanya~

Safari Idul Adha yang diadakan oleh siswa dan guru SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta di Desa Jati Mulyo Kulonprogo merupakan contoh nyata dari semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat. Keberhasilan kegiatan ini tidak hanya terletak pada penyelenggaraan proses kurban, tetapi juga pada rasa kebersamaan dan persatuan yang terjalin antara siswa, guru, dan masyarakat desa. Semoga kegiatan seperti ini dapat menginspirasi sekolah lain dan masyarakat untuk terus berbuat kebaikan dalam merayakan Idul Adha. (EB)