SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Umumkan Pemenang MUHACOM 2025

Yogyakarta – SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta resmi mengumumkan para juara MUHACOM 2025 – Muhammadiyah 2 Annual Competition melalui unggahan Instagram resmi sekolah pada 4 Oktober 2025. Ajang tahunan yang memadukan lomba internal dan eksternal ini melibatkan ribuan peserta dari siswa, guru, hingga sekolah di luar wilayah Yogyakarta.

Pembukaan resmi digelar 1 September dengan empat cabang internal: Lomba Lukis, Muha Got Talent, dan Fashion Show, serta LOmba Memasak oleh siswa. Lomba internal berlanjut 12 September dengan Olimpiade Catur, Senam Anak Indonesia Hebat, Voli GTK putra, dan kasti GTK putri.

Lomba eksternal dibuka untuk pendaftaran hingga 24 September, diikuti technical meeting pada 26 September. Pelaksanaan dimulai 27 September dengan olimpiade IPA di lab komputer dan Mobile Legend (hari pertama) secara daring. Hari kedua pada 28 September menampilkan final Mobile Legend, Band serta Solo Vocal, MTQ di Masjid Al Mujaddid, dan MHQ.

Penjurian news reading dan poster digital berlangsung daring hingga 2 Oktober. Pengumuman pemenang semua cabang disiapkan pada 3 Oktober oleh tim PJ band/solo vocal. Puncak acara lustrum digelar 4 Oktober dengan penampilan tiga besar band dan solo vocal, dihadiri juara beserta guru pembimbing.

Daftar lengkap pemenang MUHACOM 2025 telah dipublikasikan melalui Instagram sekolah pada tautan Pengumuman Lomba Para juara menerima medali, sertifikat, uang pembinaan. Proses pengemasan serta pengiriman hadiah kepada pemenang luar kota dilakukan pasca-acara oleh sekretariat lomba.

Juri internal dan eksternal turut memberikan penilaian objektif. Di antaranya Titis Setyono Adi Nugroho, S.Sn., M.Sn. (solo vocal & band), Yanuar Vidyastuti, S.Sn. (solo vocal & band), serta Ibnu Juraimi (MTQ & MHQ). Hasil karya lomba lukis internal turut dipamerkan pada puncak lustrum.

MUHACOM 2025 berhasil menjadi wadah pengembangan bakat multidisiplin. Kegiatan ini memperkuat sinergi antara siswa, guru, dan komunitas eksternal dalam semangat prestasi Muhammadiyah (EY).