“Saya Puasa Maka Saya Bahagia” Penyaluran Beras LazisMu dan Pengajian Buka Bersama GTK Muha
Hembusan angin Ramadhan yang lembut menyapa Grha Ibnu Sina SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta pada Kamis sore, 12 Maret 2026. Di bawah sinar senja yang mulai meredup, para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berkumpul dalam pengajian khusus menjelang buka puasa bersama. Acara bertema “Saya Puasa Maka Saya Bahagia” ini bukan sekadar rutinitas, melainkan oase rohani yang menyegarkan jiwa di tengah padatnya tugas mendidik generasi penerus bangsa.
Undangan resmi yang ditandatangani Kepala Sekolah Hj. Retno Sumirat, M.Pd., mengundang seluruh GTK untuk hadir pukul 15.00 WIB hingga selesai, dilanjutkan sholat Ashar berjamaah di sekolah. Pembicara ustaz Drs. H. Jumari (Wakil Ketua PWM Jateng) menyajikan tausiyah yang menyentuh, mengajak hadirin merenungkan kebahagiaan hakiki dalam menjalani puasa. Suasana penuh khidmat sekaligus hangat, seolah mengingatkan bahwa Ramadhan bukan hanya menahan lapar, tetapi juga mengasah kepekaan hati terhadap sesama.
Tak hanya pengajian, semangat berbagi juga mengalir deras melalui program Pentasyarufan Beras Zakat LazisMu SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Total 2.450 kg beras zakat Ramadan 1447 H yang terkumpul dari sekolah (2.200 kg) dan LazisMu (250 kg) disalurkan dengan penuh keikhlasan. Sebanyak 500 kg disalurkan melalui kegiatan BMH Bhaskara Mubalig Hijrah SMA Muha, sementara 1.950 kg langsung dikelola sekolah untuk warga internal Muha (guru, asrama, satpam, koperasi, warga sekitar, serta pemohon dari luar yang telah diakui surat masuknya.
Distribusi ini bukan sekadar angka, melainkan wujud nyata nilai-nilai Muhammadiyah: mengulurkan tangan kepada yang membutuhkan tepat di bulan penuh rahmat. Dari 42 penerima internal hingga 100 kupon warga sekitar dan 1.200 kg untuk pemohon luar, setiap kilogram beras menjadi doa dan senyuman yang menyebar.
Dalam wawancara singkat, Kepala Sekolah Hj. Retno Sumirat, M.Pd. menyampaikan, “Pengajian menjelang buka puasa ini kami hadirkan agar para guru dan tenaga kependidikan mendapatkan kekuatan spiritual sebelum berbuka bersama. Semoga kebahagiaan puasa ini juga menular melalui berbagi rezeki zakat, sehingga Ramadhan tahun ini benar-benar membawa berkah bagi seluruh keluarga besar SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta.”
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Ismuba Mukhlis M.S.I. menambahkan dengan penuh harap, “Penyaluran 1.950 kg beras zakat ini adalah bukti nyata bahwa sekolah tidak hanya mengajar ilmu, tapi juga mengamalkan kasih sayang. Melalui BMH dan distribusi langsung, kami ingin setiap keluarga di sekitar merasakan kehangatan Muhammadiyah di bulan suci ini.”
Acara pengajian dan penyaluran zakat ini menjadi bukti bahwa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta terus menjaga tradisi keislaman yang dinamis. Di tengah gemuruh kota, sekolah tetap menjadi lentera yang menerangi: mendidik akal, membersihkan hati, dan membagikan rezeki. Semoga keberkahan Ramadhan 1447 H ini terus mengalir, menjadikan setiap insan di sini semakin bahagia karena puasa dan semakin mulia karena berbagi (EB).
