Muhasabah #2 Siswa Kelas 12 “Dari Masjid Menggapai Sukses Dunia Akhirat”
Muhasabah kedua dilaksanakan SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta dengan tema “Dari Masjid Menggapai Sukses Dunia Akhirat”. Dalam hadits Nabi, dari Jabir bin 'Abdillah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” Hal tersebut diungkapkan melalui sambutan Kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Bapak Drs. H Slamet Purwo menguraikan tujuan dari tema yang diangkat dalam acara muhasabah ke-2. Beliau juga berharap diakhir kegiatan pembelajaran sekolah di kelas 12 peserta didik nantinya akan diluncurkan sebagai alumni SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Agar tidak melupakan apa yang telah sekolah berikan dan ajarkan baik lewat mata pelajaran maupun kegiatan-kegiatan pembiasaan yang diselenggarakan maka pihak sekolah berharap dapat alumini nantinya dapat berkiprah dengan sebaik baiknya di masyarakat dan membawa nama baik SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta dimanapun nanti berada.
Peserta didik di kelas 12 telah dipersiapkan semaksimal mungkin dalam agenda-agenda diantara Muhasabah. Muhasabah atau introspeksi diri sebagai salah satu cara yang diselenggarakan sekolah untuk memberikan motivasi dan evaluasi kepada siswa, untuk membersihkan diri sendiri dari kesalahan-kesalahan yang mungkin telah diperbuat dengan merenungkan hal-hal baik dan buruk. Peserta didik dalam Muhasabah yang ke 2 ini, sekolah mengajak kembali para peserta didik untuk memperhatikan niat dan tujuan awal kesuksesan masa akhir sekolah di kelas 12 tentunya dengan cara Menggapai Sukses Dunia Akhirat dari Masjid.
Muhasabah yang ke-2 ini diselenggarakan sekolah dengan menghadirkan pembicara sekaligus motivator yang akrab dengan sapaan Coach Erik (Erik Hadi Saputra, S. Kom., M. Eng). Ia juga seorang inspirator Radio Republik Indonesia (RRI) dan kolumnis Inspira pada Harian REPUBLIKA. Pada sesi utama dalam acara Parenting Kelas 12 SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta yang diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 3 Maret 2022 motivasi dicontohkan Coach Erik dari apa yang terjadi di babak final kedua AFF (ASEAN Football Federation) Indonesia menghadapi Thailand. Coach Erik mengajarkan pada audien bahwa menghadapi masalah harus enjoy sama seperti saat Indonesia bertanding menghadapi Thailand dalam menit awal unggul 1-0 dan membuat heran dan kagum masyarakat Indonesia. Permainan luar biasa ditunjukan berkat keunggulan sementara 1 angka yang membuat Tim Nasional lebih percaya diri dan menikmati permainan.
Thailand kemudian diuntungkan dengan istirahat 15 menit. Ungkap Coach Erik “kenapa diuntungkan? pada saat sesi istirahat itu itu pelatihnya mengingatkan kepada mereka, kamu itu siapa? Thailand adalah juara AFF. Ini jadi modal kesuksesan masa lalu dan menjadi power sumber daya besar”. Pola pikir mental juara diterapkan pelatih Thailand. Pola mikir mental juara ini selalu dikuatkan, akhirnya di babak kedua dengan sangat cepat Thailand bisa menyalip Indonesia. “Bagaimana yang terjadi sebenarnya dengan Timnas Indonesia agar tidak ketinggalan? Syaratnya adalah gembira sepenuh hati, maka percaya diri akan meningkat. Coba dibandingkan ketika apa yang terjadi ketika di semi final pertama melawan Singapura. Pelatih Timnas Shin Tae Yong gembira sepenuh hati. Percayaan diri juga akan meningkat. Terbukti hal itu membuat Asnawi selalu bangkit lagi membuat semua orang bahagia. Jadi, ketika ada persoalan kamu harus bahagia, mensikapinya” ungkapnya.
“Kejar tinggi impian namun kaki tetap di bumi. Jangan pernah sombong ketika sukses dengan apa yang kita lakukan. Ketika kita sudah siap 100% maka niatkan tujuan kita adalah ingin memberi yang terbaik. Ingin menjadi pribadi yang banyak bermanfaat seperti lilin. Lilin yang kalau ditiup seolah padam tetapi yakinlah sebentar lagi akan menyala lagi. Selama lilin masih ada, maka apinya akan terus menyala.” Akhir kata Coach Erik, “Seperti kata penyanyi Sandi Sondoro. Api cintaku padamu tak pernah padam itulah api cinta kepada SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta”.
Agenda yang sedang dilaksankan peserta didik kelas 12 adalah Ujian Praktek, TPHBS (Tes Penjajakan Hasil Belajar Siswa), dan yang akan datang untuk persiapan Ujian Sekolah. Kegiatan TPHBS dilaksanakan tanggal 7 sampai tanggal 17 Maret 2022 dilaksanakan secara semi online artinya siswa datang di sekolah dengan dibagi shift-nya dan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta atas nama sekolah berharap 214 peserta didik yang kini berada di kelas 12 bisa melaksanakan dengan sebaik baiknya walaupun kondisi pandemi dengan Varian Omicron sempat merebah beberapa bulan belakangan ini (Februari-Maret). Untuk persiapan Ujian Sekolah, SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta tetap mengikuti regulasi Pimpinan Muhammadiyah, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (dikdasmen). Minggu pertama atau pekan pertama bulan April, Ujian Sekolah akan direncanakan dan sekolah akan mempersiapkan dengan sebaik baiknya. (EY).
